Akibat Kail Nyangkut di Kabel Listrik Tegangan Tinggi, Pemancing di Tanahlaut Kalsel Tewas Tersetrum

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang pemancing tewas tersetrum setelah kail pancingnya nyangkut di kabel listrik tegangan tinggi, Senin (10/1/2022).

Menurut keterangan warga, kejadian tersebut terjadi Senin (10/1/2022) sore di wilayah RT 4 Desa Sarikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Desa tersebut memang dikenal sebagai tempat favorit untuk memancing karena banyak populasi ikannya seperti papuyu dan haruan atau ikan gabus. Selama ini cukup banyak pemancing dari Kota Pelaihari yang memancing di kawasan itu.

Video insiden itu pun cepat menyebar di sosial media seperti di akun FB Tanah Laut Dalam Berita.

# Baca Juga :Perempuan yang Jadi Janda Makin Banyak di HST, Pemohon Pernikahan Usia Anak Juga Meningkat

# Baca Juga :Warga Temukan Jasad Pria Mengapung di Sungai di Perbatasan Kabupaten HSS-HSU Kalsel, Ini Ciri-cirinya

# Baca Juga :Pandai Berenang Pelajar Ini Ditemukan Tewas Tenggelam, Orangtua Minta Polres HSU Ungkap Kasusnya

# Baca Juga :Kumandangkan Adzan Seorang Pria Selamat dari Sambaran Petir, Sementara Istri dan Anaknya Tewas

Pada video tersebut, pembikin rekaman video menginformasikan korban atas nama Saidi Nurmansyah, anak Usman warga setempat.

Penuturan Kades Sarikandi, Abidin, korban berusia sekitar 35 tahun dan telah punya 2 anak.

Korban warga Desa Bingkulu Kecamatan Tambangulang.

Saat itu korban sedang berkunjung ke rumah sang ibu di RT 4 Desa Sarikandi dan sekalian memancing.

Terpisah Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Kurau Iptu Mujiono membenarkan insiden naas tersebut ketika dikonfirmasi via telepon, Selasa (11/1/2022).

“Betul, ada pemancing meninggal kesetrum di Sarikandi. Korban anak warga setempat. Yang menolong ibundanya juga meski akhirnya tak tertolong lagi nyawanya,” ucap Mujiono.

Dikatakannya, korban merupakan anak Ketua RT 04 Desa Sarikandi. Korban meninggal akibat tersetrum listrik saat memancing di depan rumah yang bersangkutan di tepi jalan raya setempat.

“Pancingnya jenis fiber yang digunakan korban menyentuh kabel listrik tegangan tinggi yang mengakibatkan korban tersengat arus listrik dan meninggal di TKP,” jelasnya.

Informasi yang didapat pihaknya, korban ditolong oleh sang ibu dengan cara memukul pancing yang masih dipegang korban dan masih terhubung dengan kabel listrik. Sang ibu menggunakan pelepah daun kelapa.

Mujiono mengimbau masyarakat khususnya pemancing berhati-hati saat memancing. Hendaknya menghindari memancing di bawah kabel listrik tegangan tinggi karena cukup rawan.

editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com