PANDEGLANG, KALIMANTANLIVE.COM – Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait gempa bumi Magnitudo 6,6 yang terjadi di Pandeglang, Provinsi Banten.
Penjelasan ini disampaikan melalui konferensi pers yang disiarkan secara langsung dalam kanal YouTube Info BMKG, Jumat (14/1/2022).
Sementara berdasarkan pemodelan tsunami, gempa ini tidak menyebabkan potensi terjadinya tsunami
Namun, Gempa berkekuatan M 6,6 itu sudah memicu kerusakan sejumlah rumah dan sekolah.
# Baca Juga :Warga Simpangempat Kabupaten Banjar yang Terdampak Banjir Akhirnya Mengungsi ke Kebun Karet
# Baca Juga :JEPANG Diguncang Gempa 5,7 M, Gelas di Rumah Warga Berjatuhan, Ini Penjelasan Badan Meteorologi
# Baca Juga :Kebupaten Selayar Sulawesi Selatan Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Gempa M 4,0 Bikin Pasilambena Bergetar
# Baca Juga :UPDATE Gempa M7,4 di Sulawesi Selatan, Sebanyak 4.838 Warga Kabupaten Selayar Mengungsi
Terkini, bangunan rusak dilaporkan terdapat di 23 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Lebak.
Berdasarkan Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, sejumlah bangunan rusak seperti rumah, sekolah, dan puskesmas tersebar di 17 kecamatan.
Kecamatan di Pandeglang yang terdapat bangunan rusak antara lain Cimanggu, Cikeusik, Cibaliung, Panimbang, Carita, Sukaresmi, Pagelaran, Sumur, Cigeulis, Mandalawangi dan Patia.
Kemudian Kecamatan Angsana, Munjul, Sindangresmi, Jiput, Saketi dan Bojong.
Kepala BPBD Pandeglang, Irgi Jantoro mengatakan sebagian besar bangunan yang rusak adalah rumah tempat tinggal.
Sementara sekolah yang rusak antara lain MTS 3 dan MAN 4 Cibaliung serta SDN 3 di Kecamatan Sumur.
“Untuk Puskesmas yang rusak di Kecamatan Sumur,” kata Irgi kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Jumat (14/1/2022).
Sementara terkait total bangunan yang rusak, kata dia, saat ini masih dilakukan pendataan.
Selain Pandeglang, dampak gempa juga terjadi di Kabupaten Lebak, Banten.
Adapun terdapat sekolah dan rumah rusak yang tersebar di enam kecamatan antara lain di Gunung Kencana, Cibadak, Wanasalam, Cijaku, Cihara dan Malingping.
“Di Gunung Kencana atap kelas MAN 3 Lebak ambruk,” kata Kepala BPBD Lebak Febby Rizky Pratama.
Baik di Pandeglang dan Lebak hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa.








