BUAYA Berkalung Ban Ditangkap Warga Sragen, Sosok Ini Lebih Hebat dari Panji Petualang hingga Matt Wright

KALIMANTANLIVE.COM – Buaya yang sempat jadi perhatian masyarakat karena berkalung ban berhasil ditangkap oleh Hili, warga Sragen, Jawa Tengah.

Buaya berkalung ban dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, akhirnya ditangkap Hili pada Senin (7/2/2022) malam.

Sebelumnya, sejumlah pihak telah mencoba untuk menaklukkan buaya berkalung ban tersebut.

# Baca Juga :Bocah 9 Tahun di Sumbar Tewas Diterkam Buaya, Kakak Sempat Menarik Korban Sebelum Diseret ke Dalam Sungai

# Baca Juga :Diserang Buaya 5 Meter di Pulang Pisau Kalteng, Tubuh Samsul Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan

# Baca Juga :DETIK-detik Tubuh Maria Siswi SMA Diterkam Buaya, Bermula Cuci Jeriken di Pinggir Sungai

# Baca Juga :Waspada Serangan Buaya, Polairud Polda Kalteng Patroli di Sungai Mentaya, Banyak Warga yang Digigit

Seperti Matthew Nicholas Wright alias Matt Wright, pengisi acara dalam salah satu program di National Geographic.

Ia memang berpengalaman dalam pemindahan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman warga.

Dalam laman mattwright.com.au, Matt disebut sudah menangkap puluhan buaya

Matt dua kali datang ke Palu untuk mencoba menangkap buaya tersebut, tapi selalu gagal.

Upaya Matt adalah dengan membuat perangkap ukuran panjang 4 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 1 meter.

Jebakan dipasang di Jembatan 2, Jalan Gusti Ngurah Rai, Kota Palu, dengan menggunakan umpan satu ekor bebek hidup.

Matt Wright monitoring kondisi buaya berkalung ban sebelum melanjutkan perjalanan ke Amerika, Minggu (1/3/2020)(KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATI)

Namun, upaya tersebut tak kunjung membuahkan hasil.

Selain Matt, ada Panji Petualang yang juga mencoba untuk menaklukkan buaya tersebut pada 2018.

Namun, saat itu Panji masih kesulitan menentukan cara menangkap buaya tersebut

“Kita bisa saja pakai pancing dengan menggunakan umpan daging, cuma posisinya kalau pakai kail takutnya mulut buaya bisa terluka. Atau bisa juga saya berenang sampai onggokan pasir di mana buaya berkalung ban itu berjemur, kemudian kita jerat pake tali. Cuma memang risikonya besar,” ujar Panji, Minggu (21/1/2018).