Putin Tarik Mundur Pasukan, Biden Tak Percaya Rusia Batal Serang Ukraina

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Langkah Rusia batal menyerang dan menarik mundur pasukan dekat Ukraina, belum meredakan konflik di wilayah bekas pecahan Uni Soviet itu.

Amerika Serikat tak percaya Rusia batal menyerang Ukraina meski Presiden Vladimir Putin menyatakan telah menarik mundur pasukannya di dekat negara pecahan Uni Soviet itu pada Selasa (15/2/2022) malam.

Presiden Joe Biden mengatakan Amerika juga “Belum memverifikasi” apakah Rusia benar-benar mulai menarik pasukannya menjauhi Ukraina di perbatasan.

BACA JUGA :
Rusia Kepung Ukraina dari Tiga Sisi, Pengamat Ingatkan Ancaman Perang Dunia III

BACA JUGA :
TEMBUS ke Level Rp 957.000 per Gram, Ini Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, Emas Dunia Terkoreksi Konflik Rusia-Ukraina

BACA JUGA: 
Ada 195 Negara di Dunia yang Sudah Berusia Ratusan Tahun, Hanya 5 Negara ini yang Tergolong Baru

Ia bahkan memperingatkan ancaman “invasi tetap mungkin terjadi.”

“Menteri Pertahanan Rusia hari ini melaporkan beberapa unit militer meninggalkan posisinya di dekat Ukraina. Itu bagus, tetapi kami belum memverifikasi itu,” kata Biden di Gedung Putih seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Tiga titik Rusia kemungkinan serang Ukraina. (foto.CNNIndonesia).

“Kami belum mempervifikasi unit militer Rusia kembali ke pangkalan mereka-memang, para analis kami menunjukkan bahwa mereka tetap berada dalam posisi mengancam, dan faktanya saat ini Rusia memiliki lebih dari 150 ribu tentara yang mengelilingi Ukraina dan Belarus. Invasi tetap mungkin terjadi,” paparnya menambahkan.

Biden tetap menyarankan warga AS untuk pergi dari Ukraina dan Belarusia lantaran situasi masih tak menentu.