BAZNAS Melayani Zakat Metaverse di Ramadan 2022, Begini Caranya

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Terbaru, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merambah dunia metaverse untuk melayani pembayaran zakat, infak, dan sedekah pada Ramadan 2022.

Artinya, perkembangan metaverse di Indonesia sudah merasuki nyaris semua lini kehidupan masyarakat termasuk untuk bayar zakat.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA mengatatakan, konsep ini merupakan kemajuan pesat teknologi digital saat ini di Indonesia.

# Baca Juga :Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1443 H pada 2 April 2022, Berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Kolaborasi LAZ Sahabat Yatim Bagikan Paket Makanan Tambahan di Batola

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Berikan Santunan dan Bantuan Modal Usaha kepada Pemilik Warung Abdul Halik

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Kunjungi BAZNAS, Bangun Sinergi dan Jalin Kerjasama di 2022

Nantinya, muzaki akan diajak menyelami pengalaman baru dalam berinteraksi dengan petugas layanan, khususnya dalam berkonsultasi terkait zakat dan kemudahan pembayaran ZIS di BAZNAS.

“BAZNAS selalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, salah satunya dalam memanfaatkan teknologi baru, yakni dunia metaverse,” kata Noor dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (10/3).

Zakat metaverse akan diluncurkan jelang Ramadhan 2022 diharapkan memberikan manfaat dalam melayani zakat seperti edukasi zakat atau kampanye gerakan zakat, serta konter zakat metaverse.

Langkah ini merupakan upaya lain dari BAZNAS dalam memanfaatkan dunia digital untuk mengampanyekan dan mendorong peningkatan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.

“Sejak 2016, BAZNAS telah melakukan upaya digitalisasi yang terus dikembangkan menjadi transformasi digital secara menyeluruh dari semua proses kerja BAZNAS. BAZNAS selalu berusaha memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menebar kebaikan,” kata Noor.

BAZNAS telah berkolaborasi dengan lebih dari 80 mitra platform digital, yang terdiri atas beragam peran, antara lain sebagai fasilitas payment gateway, crowdfunding, e-commerce, penyediaan QRIS untuk ZIS, dan penyedia teknologi chatbot ataupun teknologi augmented reality (AR).

Selama masa pandemi Covid-19 BAZNAS menggenjot digitalisasi zakat untuk menghentikan penularan virus corona. Upaya ini membuahkan hasil peningkatan ZIS, sebab sejumlah pihak yang telah mendukung proses digitalisasi zakat BAZNAS.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia