KALIMANTANLIVE.COM – Membaca surat Al Kahfi di hari Jumat merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Bahkan, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk membaca surat Al Kahfi di malam Jumat.
Lalus, apa saja keutamaan surat Al Kahfi?
Keutamaan surat Al Kahfi dapat semakin dimaksimalkan apabila dibaca pada hari Jumat.
# Baca Juga :BAGINI Cara Shalat Malam Lailatul Qadar: Lengkap dengan Niat, Waktu yang Tepat dan Doa
# Baca Juga :MALAM Lailatul Qadar 1443 Hijriah, Ini Bacaan Doa Lengkap dengan Amalan Terbaik di Malam Seribu Bulan
# Baca Juga :SOAL Amalan Puasa Senin Kamis, Ustadz Abdul Somad Sebut Tak Masalah Tanpa Niat dan Sahur
# Baca Juga :BACAAN Niat Sholat Tarawih, Witir Sendiri dan Berjemaah, Dilengkapi Niat Puasa dan Doa Buka Puasa Ramadhan
Pasalnya, membaca surat Al Kahfi merupakan salah satu sunnah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tiap hari Jumat.
Melansir dari buku Majmu Syarif karya Tim Penyusun Spasi Media, rentang waktu yang disunnahkan yakni dimulai dari tenggelamnya matahari pada hari Kamis, hingga sesaat menjelang matahari tenggelam di hari Jumat.
Apa saja keutamaan membaca surat Al Kahfi seperti tertuiang dalam Perspektif Hadits karya Ahsantudhonni Ahsantudhonni:
1. Allah akan membentangkan cahaya bagi yang membaca
Rasulullah SAW bersabda seseorang yang membaca surat Al Kahfi di hari Jumat akan diberkahi cahaya antara dirinyadan Ka’bah. Dari Ad Darimi, Rasulullah bersabda,
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ
Artinya: “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)
2. Terhindar fitnah dajjal
Keutamaan surat Al Kahfi selanjutnya terletak pada sepuluh ayat terakhir. Hadits Rasulullah menyebutkan seseorang yang membaca sepuluh ayat terakhir surat Al Kahfi akan terhindar dari fitnah dajjal. Berikut bunyi haidts dari Abu Darda’ RA,
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
Artinya: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” (HR Ibnu Hibban).
3. Diampuni dosa antara dua Jumat
Membaca surat Al Kahfi juga dijanjikan ampunan dosa di antara dua Jumat bagi seseorang. Abdullah bin Umar RA berkata, Nabi SAW bersabda,
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، سَطَعَ لَهُ نُورٌ مِنْ تَحْتِ قَدَمِهِ إِلَى عَنَانِ السَّمَاءِ، يُضِيءُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وغُفر لَهُ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ ”
Artinya: “Barang siapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).










