Titian Murung Selong Sungai Lulut Dibenahi, Bakal Dibikin Permanen Pakai Beton

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kawasan Kumuh akan menjadi sasaran penataan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman atau Disperkim Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Untuk itu, Pemko Banjarmasin memprogramkan penataan Kawasan Kumuh pada tahun 2022 ini.

Pemko Banjarmasin merencanakan penataan empat kawasan yang akan menjadi fokus penanganan Disperkim Kota Banjarmasin.

# Baca Juga :Penggusuran Pasar Batuah Banjarmasin Ditunda, Aparat Gabungan dan Alat Berat Ditarik, Warga Senang

# Baca Juga :Sistem PPDB Sudah Dibuka, Orangtua Siswa di Banjarmasin Banyak Kurang Paham

# Baca Juga :Kloter Terakhir CJH Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Ini Komitmen Kemenkumham Kalsel

# Baca Juga :Buruh Bangunan Simpan Sabu di Lantai Dapur, Tak Berkutik saat Digeledah Polisi Banjarmasin

Kawasan yang menjadi fokus penataan salahsatunya Titian Murung Selong, Sungai Lulut, Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Perbaikan Titian Murung Selong ini akan dikerjakan dalam tahun ini.

Bahkan, jalan yang ada di bahu sungai Martapura tersebut akan dibangun menggunakan bahan ulin dan beton.

Nanti titian dengan panjang sekitar 981 meter, akan diperbaiki setelah proses lelang selesai dilakukan.

“Dengan pembangunan titian tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar,” kata Plh Kabid Kawasan Pemukiman H Juanda, Selasa (21/6/2022).

Proses pembangunannya diperkirakan selama 5 hingga 6 bulan, efektifnya dan direalisasikan dalam 2022 ini. “Tapi memang saat ini masih lelang, semoga urusannya cepat selesai,” harapnya.

Bangunan titian akan dibuat kombinasi, di atas beton bawahnya ulin dengan Lebar 2 meter.

Selama proses perbaikan titian, nanti akan dicarikan Jalur alternatif bagi warga. “Mengingat, Titian Murung Selong ini satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari,” katanya.(kalimantanlive.com/ipin)

editor : NMD
sumber : kalimantanlive.com