Raperda Penyertaan Penambahan Modal Pemprov Kalsel ke Bank Kalsel Difinalisasi, Hanawijaya Optimistis MIM 2024 Tercapai

BANJARMASIN, Kalimantalive.com- Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya optimistis target modal inti minimum (MIM) PT Bank Kalsel sebesar Rp 3 miliar di tahun 2024 tercapai menyusul finalisasi Raperda Penyertaan Penambahan Modal Pemprov ke Bank Kalsel senilai Rp261 miliar, Rabu (22/6/2022) lalu.

Hanawijaya menyampaikan setelah finalisasi ini pihaknya langsung menindaklanjuti dalam bentuk fasilitasi ke Kemendagri.

Setelah dari Kemendagri lanjut Hanawijaya, Rapaerda akan diparipurnakan dan dibahas dalam Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel.

BACA JUGA: Bank Kalsel Finalisasi Raperda Penyertaan Penambahan Modal Pemprov Kalsel

“Kami optimistis target Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel senilai Rp3 Triliun di tahun 2024 tercapai,” ucapnya.

Artinya, lanjut Hanawijaya, jika target itu tercapai Bank Kalsel menjadi pengelola kas daerah karena statusnya tetap sebagai Bank Umum.

Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya didampingi Direktur Operasional Fahruddin, usai RDP dengan Pansus II DPRD Kalsel, Rabu (20/4/2022). (Kalimantanlive.com/ eep)

Usai rapat finalisasi bersama Bank Kalsel, Ketua Pansus Raperda Penyertaan Penambahan Modal Bank Kalsel Imam Suprastowo bersyukur telah dilakukan finalisasi dan berjalan dengan baik.

Dia mengharapkan sebelum tanggal 27 Juli 2022, Raperda tersebut sudah diparipurnakan di DPRD Kalsel.

Pasalnya, lanjut Imam jika tidak selesai, maka tidak bisa masuk dalam pembahasan KUPA PPAS APBD-P 2022.