Hal senada juga dirasakan oleh Ana (55), Namun berbeda cerita dari yang sebelumnya. Ana sendiri mengaku baru-baru saja mengambil pekerjaan profesi ini.
“Baru saja, awalnya bekerja di warung ikut orang, yang namanya kita ikut orang begawi ini sulit juga. Namun cari pekerjaan sulit, jadi jalani yang ada aja dulu,” katanya.
BACA JUGA:
Korupsi Minyak Goreng Terungkap, Kejagung Sita Sejumlah Dokumen dari Mantan Mendag M Lutfi
Ana mengaku terpaksa mengambil pekerjaan ini, demi kelangsungan hidup sehari-hari, untuk memberikan nafkah dua orang anaknya yang telah putus sekolah.
“Ada anak dua orang, putus sekolah, jadi mereka hanya di rumah,” terang Ana.
Ana berharap, ke depannya bisa menjadi sosok seorang ibu yang lebih bertanggung jawab dan lebih baik lagi untuk anak-anaknya.
(Kalimantanlive.com/Ilham)







