JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyindir tindakan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang berpelukan dengan Irjen Ferdy Sambo.
Kamaruddin Simanjuntak menilai tingkah yang dilakukan Fadil dan Sambo layaknya kartun Teletubbies.
Ia lalu memandang kedekatan Fadil dan Sambo berpotensi membuat penyidikan kasus kematian Brigadir J tak akan objektif.
# Baca Juga :BREAKING NEWS CCTV Bukti Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J Ditemukan, Kapolres Jaksel Nonaktif
# Baca Juga :Kematian Brigadir J Diduga karena Penganiayaan dan Pembunuhan, Keluarga Ungkapkan Fakta Baru
# Baca Juga :BREAKING NEWS : Kapolri Nonaktifkan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Buntut Tewasnya Brigadir J
# Baca Juga :BABAK Baru Tewasnya Brigadir J, dari Isu Perselingkuhan hingga Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan Berencana
“Karena kita lihat itu bahwa Kadiv Propam main teletubies dengan Kapolda Metro Jaya itu peluk-pelukan sambil nangis-nangisan, jadi kami ragukan juga objektivitasnya,” kata Kamaruddin di Bareskrim Polri, Rabu (19/7).
Mabes Polri mengklaim penyidikan kasus penembakan Brigadir J tak akan terpengaruh pertemuan Irjen Ferdy Sambo dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran beberapa waktu lalu.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny malah menyebut aksi berpelukan itu bentuk pertemanan.
“Ya itu kan pertemanan, urusan berdua pertemanan,” kata Benny kepada wartawan di Bareskrim Polri, Rabu (20/7).
Benny menilai tak ada yang salah dari pelukan kedua jenderal polisi tersebut. Menurutnya, tindakan itu menjadi masalah karena diekspos.
“Bukan (sesuatu yang salah) tapi karena diekspos jadi masalah,” ujarnya.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Irjen Ferdy Sambo menangis di pelukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.
Momen itu terjadi saat Fadil mendatangi ruang kerja Sambo di Mabes Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pertemuan tersebut bersifat personal. Sehingga, pertemuan itu tidak memengaruhi kasus Brigadir J yang kini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
“Kejadian antara Kapolda dengan Ferdy Sambo itu personal, rasa empatinya saja,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (19/7/2022).
“Jadi (penyidikan) enggak dipengaruhi kejadian-kejadian seperti itu,” tambahnya.
editor : NMD
sumber : Kalimantanlive.com/CNNIndonesia.com










