BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin terus memberikan pelayanan yang prima kepada pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit pemerintah tersebut.
“Saat ini ada 23 pasien COVID-19 dengan rata-rata domisili kota Banjarmasin dan Banjarbaru yang mulai meningkat pada dua minggu terakhir,” ucap Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar, Selasa (1/8/2022).
# Baca Juga :Turnament Basket Kapolresta Cup 2022, Pemprov Kalsel Harap Tingkatkan Perkembangan Olahraga
# Baca Juga :Tinggal 2 Bulan, Pemprov Kalsel Belum Tunjuk EO MTQ Nasional 2022, Roy: Persiapan Lelang
# Baca Juga :Paman Yani Gandeng Dua RS Terkemuka Ikut Baksos, Pastikan Pemprov Kalsel Hadir hingga Pelosok
# Baca Juga :Paman Yani Gandeng Dua RS Terkemuka Ikut Baksos, Pastikan Pemprov Kalsel Hadir hingga Pelosok
Lebih lanjut, pasien COVID-19 yang dirawat saat ini memiliki gejala sedang yaitu sesak nafas, sehingga perlu dilakukan perawatan agar bisa ditangani secara intensif.
Untuk ketersediaan seperti obat-obatan, oksigen dan Alat Pelindung Diri (APD) masih mencukupi hingga saat ini. Selain itu, untuk ruang isolasi yang disediakan untuk pasien COVID-19 mencapai 500 tempat tidur.
“Akan tetapi, saat ini yang kami buka hanya sebagian saja. Apabila nantinya ada kenaikan maka akan dibuka secara bertahap,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Izaak mengimbau kepada masyarakat supaya tetap terus menerapkan protokol kesehatan, karena pada saat ini angka penyebaran kasus COVID-19 di Kalsel terus melonjak.
“Untuk masyarakat dalam melakukan kegiatan di dalam ruangan maupun di luar harus tetap menerapkan Prokes 6M, agar tidak ada penyebaran COVID-19 di Kalsel, dan bagi yang belum melakukan vaksinasi agar secepatnya mengikuti vaksinasi,” pungkasnya.
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









