Penembakan terhadap Brigadir J menjadi sorotan publik selama satu bulan ini.Brigadir J tewas di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli lalu. Namun, polisi baru menyiarkan insiden tersebut tiga hari kemudian yakni pada 11 Juli.
Polisi mengatakan Brigadir J tewas usai baku tembak dengan Bharada E. Baku tembak ini dipicu dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi.
Namun, Listyo mengatakan tak ada baku tembak dalam insiden itu. Dia juga menyebut Sambo telah membuat skenario untuk menutupi pembunuhan tersebut.
Polisi hingga kini masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut.
Usai konferensi pers Kapolri, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Mahfud MD mengatakan kasus tersebut sedikit spesial.
“Terkait motif, penyelidik akan mengungkap nanti karena masih diselidiki,” kata Mahfud dalam laporan itu.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com










