BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar duka datang dari Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Seorang anggota DPRD Kalsel H Hamsuri SH meninggal dunia dalam usia 69 tahun, Kamis (11/8/22).
Dengan meninggalnya H Hamsuri SH keanggotaan di DPRD Kalsel yang berjumlah 55 orang jadi berkurang.
# Baca Juga :Bank Kalsel Dukung Penuh Pelaksanaan Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel 2022
# Baca Juga :DPRD Kalsel Gelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-72 Provinsi, Supian HK Minta Masyarakat Jaga Banua
# Baca Juga :DPRD Kalsel Dukung Pemprov Lanjutkan Pembangunan Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin, 2023 Dianggarkan Rp 150 M
# Baca Juga :Gubernur Sahbirin Sampaikan Rencana dan Anggaran KUPA dan PPAS APBD 2022 ke DPRD Kalsel
Anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini lama malang melintang dipemerintahan, sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan juga pernah menjadi camat di Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru.
Almarhum adalah saudara kandung Bupati Tanah Bumbu, H Zairullah Azhar yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Provinsi Kalsel.
Dalam satu tahun terakhir H Hamsuri SH sakit-sakitan karena usia dan meninggal dunia di Jakarta.
H Hamsuri kelahiran Banjarmasin, 14 November 1953 yang selama menjadi PNS melalang buana di wilayah timur/tenggara Kalsel yang merupakan daerah pemilihan (Dapil) saat Pemilu 2014 dan 2019 yaitu “Bumi Sa-ijaan” Kotabaru serta “Bumi Bersujud” Tanbu.
Almarhum dimakamkan sesudah shalat Jumat (12/8/22) di Pagatan (240 kilometer tenggara Banjarmasin), Tanbu yang juga merupakan kampung leluhur dan menjadi tempat tinggalnya selama ini.
Sebelumnya meninggal dunia H Syahdillah dari Partai Gerindra asal Dapil Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong pengganti antarwaktunya belum sampai setahun.
Keanggotaan DPRD Kalsel hasil Pemilu 2019 terdiri dari Partai Golkar 12 orang, PDI Perjuangan dan Gerindra masing-masing delapan, serta Partai Amanat Nasional (PAN) enam orang.
Kemudian dari PKB dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing lima orang, Partai NasDem empat, PPP dan Demokrat masing-masing tiga, serta seorang “Srikandi” Partai Hanura.
Editor : NMD/Kalimantanlive.com







