“Pecepatan penurunan stunting sesuai dengan target Nasional yaitu 14 persen pada tahun 2024 mendatang. Dan hari ini Banjarbaru berada kurang lebih diangka 19 persen, jadi masih ada target sekitar 5 persen dalam waktu 2 tahun ini,” ucapnya.
Lanjut Wali Kota, untuk di Kota Banjarbaru sendiri sudah memiliki program ‘Basingsing’ yakni Banjarbaru Singkirkan Stunting yang diketuai oleh Wakil Wali Kota Banjarbaru.
“Program Basingsing ini berkolaborasi dengan PKK, Penyuluh KB, Penyuluh Kesehatan, para kader posyandu agar penanganan stunting ini sesuai progress yang kita harapkan,” tuturnya.

Dalam kunjungannya, istri Wakil Presiden Republik Indonesia Hj Wury Estu Handayani berkesempatan memberikan vitamin A kepada salah satu anak di Posyandu Kenangan.
Pemerintah Kota Banjarbaru akan terus menggenjot percepatan perbaikan gizi masyarakat dalam rangka mendukung program Nasional untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berkualitas.
Salah satunya yaitu melalui intervensi yang mengacu pada Peraturan Presiden No. 72/2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id










