Aremania Berhasil, Kapolri Akhirnya Copot Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Usai Tragedi Kanjuruhan yang Tewaskan 131 Orang

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta dicopot dari jabatanya oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai penggantinya Irjen Teddy Minahasa, sementara Irjen Nico kini menjabat posisi Staf Ahli (Sahli) Sosbud Polri.

Sebelumnya, desakan mundur Irjen Nico Afinta dari Aremania sudah lama bergaung seiring Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 sporter di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

# Baca Juga :NGERI! Begini Efek Gas Air Mata Tragedi Kanjuruhan: Wajah Jenazah Biru, Korban Selamat Alami Pendarahan Mata

# Baca Juga :Media Asing Selidiki Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Bagus, Kita Ndak Melarang

# Baca Juga :DAFTAR 6 Tersangka dan Orang-orang yang Bertanggung Jawab dalam Tragedi Kanjuruhan

# Baca Juga :5 Kejanggalan Tragedi Kanjuruhan, No 5 dan 2 Paling Tak Masuk Akal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit meneken kebijakan mutasi ini sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2134/X/KEP/2022.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan mutasi adalah hal alamiah di organisasi dalam rangka promosi dan meningkatkan kinerja organisasi kepolisian

“Tour of duty and tour area,” kata Dedi melalui pesan singkat, Senin (10/10/2022).

Pada hari yang sama sebelum telegram mutasi itu beredar, Nico merilis pernyataan yang menyebut situasi di Kota Malang dan Kabupaten Malang dalam keadaan kondusif pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan, 1 Oktober lalu.

Nico menyampaikan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Wali Kota, Bupati, Gubernur, hingga Pangdam untuk menampung aspirasi dari masyarakat.

“Terima kasih sudah dilaksanakan acara 7 harian doa bersama berjalan dengan aman. Dan setelah doa bersama itu, situasi semakin membaik,” kata Nico dalam keterangannya, Senin (10/10).

Di sisi lain, Nico bersama rombongan Polda Jatim juga mengaku telah mendatangi keluarga dua anggota Polri yang menjadi korban tewas dalam Tragedi Kanjuruhan.

Kedua anggota Polri itu yakni Aipda Anumerta Andik Purwanto yang merupakan anggota Polres Tulungagung serta Brigadir Anumerta Fajar Yoyok Pujionio, anggota Polres Trenggalek.

“Ingin menyampaikan bahwa kita semua masih tetap keluarga besar polri, sehingga kalau ada hal hal yang ingin disampaikan kami jajaran polda terkait dengan bidang pendidikan, kesehatan akan selalu mendukung,” tuturnya.