Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanah Bumbu terbatas, maka pemerintah daerah berusaha menca PAD dari pemerintah pusat dan itu bukanlah kerja yang mudah tetapi membutuhkan perjuangan yang luar biasa.
” Untuk membicarakan masalah ini, kami kadang harus menunggu berjam-jam menunggu,” kata Zairullah.
BACA JUGA:
DKUMP2 Tanah Bumbu Berikan Pelatihan Manajemen Pemasaran Pelaku Usaha Mikro dan Kecil
Untuk dana DAK tersebut tidak semua Kabupaten di Kalimantan Selatan menerima dana pusat itu, dan hanya ada 6 Kabupaten/Kota saja termasuk di dalamnya Kabupaten Tanah Bumbu yang menerima dana DAK terbesar.
Dana itulah, jelas Zairullah, yang nantinya digunakan untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lainnya yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Bumi Bersujud.
Untuk permasalahan RAPBD dan DAK tersebut, dikatakan Zairullah sudah selesai, karena sudah dikomunikasikan dengan semua fraksi dan mereka memahami.
“Karena jika tidak disahkan konsekuensinya mereka tidak dapat gaji, insentif, dan tunjangan selama satu tahun,” jelas Bupati Zairullah.
Kalimantanlive.com/desy
editor : elpian







