BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syech Muhammad Arsyad Al Banjari “Datu Kelampayan” di Kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel, Banjarbaru.
Peletakan batu pertama masjid Pemprov Kalsel turut dihadiri sejumlah ulama seperti Habib Ali Abdullah Alydrus dan Guru Wildan Salman dan ulama lainnya.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Raih SAKIP Predikat A, Satu-Satunya Provinsi di Luar Jawa
# Baca Juga :BAZNAS Gelontorkan Rp 2,3 Miliar untuk Umat, Pemprov Kalsel Minta Masyarakat Rajin Berzakat
# Baca Juga :Peringati HDI di Banjarbaru, Pemprov Kalsel Memperhatikan Hak-hak Penyandang Disabilitas di Banua
# Baca Juga :Implementasi Kunjungan ke Sumbar, Pemprov Kalsel Siap Tambah WBTb Kalsel Secara Nasional
Selain para ulama, juga hadir jajaran pejabat seperti Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, perwakilan pimpinan Forkompinda Kalsel, pejabat lingkup Pemprov Kalsel serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengucapkan syukur atas terlaksananya pembangunan masjid di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel.
“Kami sangat bersyukur hajat pembangunan masjid di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel terlaksana. Semoga pembangunannya dapat berjalan lancar dengan berharap doa para ulama serta seluruh masyarakat,” kata Sahbirin Noor, Rabu (7/12/2022).
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan menambahkan pengerjaan masjid ini dilaksanakan secara multiyears.
Tahap pertama tahun 2023 dianggarkan Rp80 miliar kemudian tahun berikutnya Rp41 miliar dengan luasan luas areal 11,75 hektare, dengan luas bangunan 4.650 meter persegi mampu menampung 3.000 orang.
“Selain bangunan masjid, juga dibangun sarana pendukung bahkan ada danau atau embung. Masjid Raya Syekh Arsyad Al Banjari bakal berbentuk limas dengan sistem sirkulasi dan pencahayaan dilakukan secara terbuka,” kata Solhan.(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id








