BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan Ops SAR H-7 dengan hasil nihil, terhadap seorang penumpang kapal KM Niki Sejahtera yang diduga melompat dari atas kapal di wilayah perairan Laut Tabuneo, sepekan lalu.
Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan dan evaluasi Operasi SAR yang telah dilaksanakan maksimal selama 7 hari upaya pencarian, hasil renops yang dibuat sampai saat ini tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
BACA JUGA:
Seorang Penumpang KM Niki Sejahtera Terjun di Perairan Tabuneo, Tim Basarnas Lakukan Pencarian
“Ya, berdasarkan pencarian hari ini memasuki hari ke-7, sesuai SOP dan evaluasi hasil pencarian selama 7 hari yang sudah kita lakukan, operasi SAR pencarian penumpang yang melompat dari KM Niki Sejahtera kita hentikan,” kata Kepala Basarnas Banjarmasin, Al Amrad S.sos. Sabtu (10/12/2022).

Namun, lanjut dia, apabila ada tanda korban ditemukan maka Ops SAR dapat dibuka kembali dan dilanjutkan.
“Jika ditemukan tanda korban ditemukan Operasi SAR akan kami lanjutkan, jika ada tanda tanda dari korban di lapangan,” jelasnya Kepala Basarnas Banjarmasin.







