Sekda Banjarbaru Inginkan Perencanaan yang Dibuat Harus Skala Provinsi dan Nasional.

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi SKPD se-Kota Banjarbaru, bertempat di Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Selasa (13/12/2022).

Rapat yang digagas oleh Bappeda Kota Banjarbaru ini dibuka secara resmi oleh Sektretaris Daerah Kota Banjarbaru, Drs H Said Abdullah MSi, dengan pembahasan perencanaan kegiatan atau program yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.

# Baca Juga :Kominfo Menargetkan 2023 Aplikasi Srikandi Dipakai Jajaran Pemko Banjarbaru

# Baca Juga :Diskominfo Banjarbaru Sosialisasikan Apalikasi LAPOR!, Asep: Agar Pelayanan Publik Makin Baik

# Baca Juga :Raih Penghargaan Kota Peduli HAM 2021, Wali Kota Banjarbaru: Jadi Motivasi Kerja Kita

# Baca Juga :Tarik Banyak Pembeli, Pasar Pondok Mangga Banjarbaru Semakin Berbenah

“Yang pertama merencanakan pada tahun 2024 akan digelar Musrembang Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Banjarbaru,” ujar Setdako Banjarbaru usai mengikuti rapat.

Said menambahkan, dalam rapat ini juga penyampaian draf hasil evaluasi seluruh SKPD se-Kota Banjarbaru, untuk didiskusikan bersama-sama.

“Pada awal tahun kita tepat waktu dan laporan berkualitas. Dan dalam perencanaan itu penting, kita sebagai Ibu Kota Provinsi perlu perencanaan yang tidak seperti sebelumnya,” ucacpnya.

Masih kata Said, pasalnya perencanaan yang akan dilakukan harus skala Provinsi dan Nasional.

“Saya hadirkan disini semua Sekretaris, semua Kasubag Perencanaan, supaya dia punya pikiran dan kemampuan untuk mengkoordinir semua bidang-bidangnya. Sehingga dokumen perencanaan kita berkualitas,” katanya.

Saat disela-sela rapat Setdako Banjarbaru, Drs. H. Said Abdullah, M.Si juga mengingatkan kepada Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarbaru agar segera ditindaklanjuti penertiban warung jablay yang berada di LIK Liang Anggang.

Pasalnya, pada tanggal 15 Desember 2022 batas akhir untuk pemutusan saluran air dan listrik.

“Sehingga pada saat nanti pembongkaran warung-warung itu sudah tidak ada lagi listrik dan air,” tuntasnya.

(*/kalimantanlive.com)
editor : NMD
sumber : mediacenter.banjarbarukota.go.id