Bank Kalsel Bangunkan Jembatan Apung Keluarga Zainal yang Lima Tahun Terisolir di Tengah Rawa

Adapun bantuan yang diberikan Bank Kalsel berupa 50 buah drum, kayu, dan papan untuk pembangunan jembatan apung itu.

Pembangunan jembatan apung itu dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat, didampingi lurah dan camat.

BACA JUGA:
UPZ Bank Kalsel Bantu Sembako ke Ustadz dan Ustadzah Ponpes di HST

Lurah Sungai Lulut Banjarmasin, Syahril menceritakan awal terbentuknya jembatan apung yang dibangun ini, karena ada sebuah rumah milik warga yang tak memiliki jalan akses di lokasi kavlingan perumahan.

Keluarga itu tinggal selama bertahun-tahun terisolir di tengah rawa. Untuk keluar masuk menuju ke jalan raya mereka hanya menggunakan pelampung seadanya.

Kami berkoordinasi bersama ketua RT setempat, untuk meminta hibah kurang lebih dua meter dari pemilik tanah dan akhirnya diberikan. Namun sebelum itu, kita buatkan jembatan apung yang sifatnya sementara,” kata Syahril, di sela-sela pembuatan jembatan apung.