Namun, Yani Helmi yang merupakan adik kandung Gubernur Kalse Sahbirin Noor itu, masih menyoroti persoalan aset lahan PPI Batulicin yang masih menjadi target penyelesaian tingkat legislatif ataupun eksekutif, karena terkait pihak ketiga.
“Ada keterkaitan aset, barangkali bisa dikoordinasikan dengan rekan dari Pelindo agar bisa diselesaikan,” ucap Paman Yani.
BACA JUGA:
Yani Helmi Ajak Warga Tanah Bumbu Manfaatkan Sisa Waktu Relaksasi Bayar Pajak Kendaraan Bermotor
Senada, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin, menyampaikan dukungan terhadap PPI Batulicin setelah mendengar instansi itu berhasil membukukan realisasi pendapatan melebihi 138 persen,
“Itu sebuah pencapaian luar biasa. Mereka perlu mendapat aplaus. Saya kira pula ke depan perkembangan PPI Batulicin harus terus mendapat dukungan. Dari informasi hasil bongkar muat ikan di pelabuhan itu ada dari Pontiakan, Samarinda bahkan daerah lainnya,” kata Burhanuddin.
Terkait aset PPI, Burhanuddin, ikut mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk segera menyelesaikan permasalahan aset lahan yang masih menyisakan 2.200 meter dari total keseluruhan sebesar 2 hektere.
“Alhamdulillah, aset yang sudah berhasil dikuasai itu sekitar 1,8 Ha. Jujur, saat ini surat kepemilikan tanah yang sebelumnya sudah diurus bersama Pelindo itu masih dengan saya dan harus segera ditelusuri agar bisa diselesaikan karena ganti rugi lahan sudah dibayarkan,” ucapnya.







