Pemprov Kalsel Cari Pesilat Terbaik dengan Gelar Festival Silat Budaya

MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel menggelar Festival Silat Budaya Tahun 2023 di Kiram Park Kabupaten Banjar.

Kegiatan festival silat budaya langsung dibuka Kadispora Kalsel, Hermansyah didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga, Budiono mewakili Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor diwakili.

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca BMKG Senin 20 Maret 2023: 27 Wilayah Termasuk Kalsel Berpotensi Cuaca Ekstrem

# Baca Juga :Pertanian Kurang Diminati, DPRD Kalsel dan Pemprov Bertekad Ubah Struktur Ekomi Andalkan Tiga Sektor Ini

# Baca Juga :117 Orang TPL se-Kalsel Ikut Pelatihan DAK Sanitasi Dinas PUPR Kota Banjarbaru

# Baca Juga :Ikuti Muswil Nasyiatul Aisyiyah, Pemprov Kalsel Ingin Generasi Putri Islam Harus Berperan Aktif

Dikesempatannya, Hermansyah mengatakan festival silat budaya diselenggarakan atas kerja sama antara Dispora Kalsel dengan Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kalsel untuk mencari atlet pesilat muda banua.

“Animo para peserta sangat luar biasa. Terlihat lebih dari 100 peserta dari 13 kabupaten/kota mengikuti kegiatan tersebut,” kata Hermansyah, Minggu (19/3/2023).

Maka, diharapkan para peserta yang bertanding, dapat menjadi role model yang mampu merepresentasikan olahraga pencak silat, sebagai sebuah cabang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya ucapkan selamat datang dan selamat bertanding, tunjukkan performa terbaik dalam berlaga, serta junjung tinggi sportifitas dan kejujuran,” ujarnya.

Selain itu, perhatikan dan patuhi aturan dalam pertandingan agar festival berlangsung tertib dan lancar.

“Ingatlah bahwa kalah dan menang adalah bumbu pada setiap perlombaan, maka kesatrialah jika mendapatkan kekalahan, dan jangan jumawa jika mampu meraih juara,” pesannya.

Melalui festival silat budaya, sebagai ajang seleksi atlet Kalsel untuk persiapan mengikuti Fornas di Jawa barat.

“Harapan kita bersama mudah-mudahan dari kegiatan ini bisa menghasilkan pesilat yang terbaik yang nanti akan mewakili kalsel di ajang nasional ditahun 2023 di Jawa barat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Hadi supri Muyono menambahkan kegiatan festival silat budaya merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalsel dalam rangka melestarikan beladiri silat budaya, sekaligus mencari bibit-binit pesilat di banua yang nantinya akan disiapkan untuk ke ajang nasional.

Menurutnya, pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI Sumatera Selatan tahun 2022 lalu, atlet pencak silat budaya berhasil meraih 2 medali emas dan 3 mendali perunggu.

“Ini sangat membanggakan atlet kalsel dapat meraih mendali di ajang nasional pada tahun 2022. Diharapkan pada tahun 2023 ini Kalsel dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi. Apalagi silat budaya ini salah satu inorga unggulan yang dapat meraih medali,” pungkasnya. (*/kalimantanlive.com)

editor : NMD
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id