GILA! Bunker Narkoba di Kampus Ternama di Makassar, Diduga Merupakan Jaringan Lapas

KALIMANTANLIVE.COM – Polda Sulsel menemukan bunker nakotika dan obat-obatan terlarang di salah satu kampus ternama di kecamatan yang berbatasan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Kasus penemuan bunker narkoba itu hingga kini masih didalami oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel.

Ironisnya, disebutkan sudah ada 3 kilogram narkoba yang sudah beredar.

# Baca Juga :Penangkapan Pengedar Narkoba, Polsek Banjarmasin Timur Amankan 3 Pelaku & 696 Paket Sabu

# Baca Juga :Nekat Mengedarkan Sabu-Sabu, Pasutri Akhirnya Diamankan Satres Narkoba Polres Kotabaru

# Baca Juga :Tertangkap Tangan Isap Sabu, Residivis Narkoba di Tabalong Diciduk Polisi

# Baca Juga :Satresnarkoba Polres Kotabaru Sukses Berantas Narkoba, Amankan Sabu 245, 65 Gram dan 14 Orang Tersangka

Hal itu dibenarkan Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan seusai memusnahkan barang bukti di Mapolda Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (8/6/2023) siang.

Bunker itu, kata Dodi, menyerupai brankas khusus untuk penyimpanan narkoba.

Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan jajarannya.

“Bunkernya, brankas penyimpanan barang bukti dan transaksi,” katanya.

“Sejauh ini menurut pengakuan terakhir, sudah masuk 3 Kg karena sudah beredar cukup lama,” sambungnya.

Namun demikian, Dodi masih enggan menyebutkan nama kampus ternama di Makassar tersebut.

Ia beralasan, pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Kampusnya, kita belum bisa katakan. Sementara belum bisa disebutkan. Yang jelas kita sudah temukan. Di Makassar,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah kampus ternama di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, disebut memiliki bunker narkoba.

Hal itu diungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan seusai memusnahkan barang bukti narkotika di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (8/6/2023) siang.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan di salah satu kampus yang diduga menjadi bunker peredaran narkoba.

“Kita belum ekspos yah, kita masih menunggu momen. Karena kita sementara kejar itu jaringannya,” katanya.

Bunker narkoba di salah satu kampus ternama tersebut diduga merupakan jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Jaringannya di Lapas. Namun kita tidak sebut lapasnya di mana supaya tidak muncul dulu,” ujarnya.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber

 

News Feed