Inflasi Bulanan Kalsel Berada di Level 4,74, Penyumbangnya Daging, Telur Ayam Ras dan Bawang Merah

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor melalui Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Suparmi mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan Inflasi di Command Center Kalsel di Banjarbaru.

Rakor diikuti pula oleh gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara nasional melalui virtual, Senin (12/6/2023).

# Baca Juga :Bahan Pokok dan Pasar Murah Diyakini Bisa Kendalikan Inflasi Kalsel

# Baca Juga :Cabai dan Bawang Bikin Inflasi Kalsel Juli 0,36 Persen, BPS: Ekspor dan Impor Juni naik

# Baca Juga :Pasar Murah dan Operasi Pasar Jadi Solusi Jangka Pendek Pengendalian Inflasi di Kalsel

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Operasi Pasar di Banjarmasin, Raudatul Jannah: Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha

“Rapat TPID hari ini, Alhamdulillah inflasi bulanan Kalsel kita berada di angka 4,74 dan untuk nasional tetap di angka 4,” sebut Suparmi.

Disebutkan pula, penyumbang inflasi di Kalsel sama dengan di tingkat nasional yaitu daging dan telur ayam ras dan bawang merah. Lalu, langkah Pemprov Kalsel dalam pengendalian inflasi telah dilakukan, termasuk gerakan menanam cabai yang sudah berlangsung, termasuk dalam bentuk lomba menanam cabai tingkat SKPD.

“Kita berharap minggu ketiga dan keempat sampai dengan awal Juli terus terkendali dan bahkan bisa sama dengan nasional,” lanjut Suparmi.

Rakor TPID rutin kali ini, Kalsel berada pada posisi aman sehingga tidak ada atensi khusus dari Mendagri, Muhammad Tito Karnavian. Hadir mendampingi Plt Asisten, Kepala Biro Adpim Berkatullah, Inspektorat, BPS, Kadin, Dishub, DESDM, DPKP, DKPP, Dinsos.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD