Jakarta, Kalimantanlive.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak semua pihak untuk memiliki visi yang sama dalam hal kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan untuk pembangunan permukiman dan perkotaan di Indonesia.
Himbauan ini disampaikan Basuki setelah meninjau pameran “Suatu Hari yang Baik 2045” di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, akhir pekan lalu, Jumat (20/10/2023).
Dalam pameran tersebut, Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Kementerian PUPR, Dian Irawati, memaparkan bahwa “Suatu Hari yang Baik 2045” merupakan kajian sejarah dan referensi perkotaan di masa depan.
BACA JUGA:Bangun Istana IKN Baru, Menteri PUPR Tunggu Arahan Jokowi, Sri Mulyani: Tanah Makin Mahal
BACA JUGA: BNI Syariah Kembali Ditunjuk Salurkan KPR Subsidi di 2021, Menteri PUPR: Kualitas Tak Bisa Ditawar
Pameran ini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk memproyeksikan perkembangan perkotaan di Indonesia, termasuk konsep pembangunan vertikal yang ramah lingkungan.
“Ke depan, permukiman seharusnya mulai dibangun secara vertikal namun tetap hijau, dengan pengolahan limbah yang terencana, penggunaan solar panel, hingga pemanfaatan air hujan. Pada tahun 2045, meskipun modern, semuanya harus berkelanjutan,” papar Dian Irawati.

Menteri Basuki menyambut baik pemaparan tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Ia menekankan pentingnya perubahan sekarang untuk mewujudkan visi “Suatu Hari yang Baik 2045”.
Basuki memberi contoh komitmen Kementerian PUPR dalam memperhatikan kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan infrastruktur.









