KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang wanita paruh baya warga Desa Bakau RT 003 RW 002, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru tewas diterkam Buaya, Jumat (17/11/23).
Korban merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial STH (53) warga Desa Bakau, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru.
# Baca Juga :Lagi Asyik Konsumsi Sabu di Rumah, Bapak dan Anak Ditangkap Satresnarkoba Polres Kotabaru
# Baca Juga :Cegah Bencana Alam, Polres Kotabaru Tanam 100 Pohon di Areal Kolam Pemancingan PT Arutmin Desa Sarang Tiung
# Baca Juga :Rayakan HUT Ke-73, Jajaran Satpolairud Polres Kotabaru Datangi Rumah Purnawirawan Polri
# Baca Juga :Instagram Polres Kotabaru Raih Juara di Lomba Manajemen Citra Quick Wins Presisi Award
Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto membenarkan adanya kejadian yang menggegerkan warga setempat tersebut.
Kapolres Kotabaru menyampaikan kronologi tewasnya ibu rumah tangga itu, yaitu sekitar pukul 07.30 Wita pagi, korban hendak mandi di pinggir sungai, namun korban terlebih dahulu memperbaiki pipa alkon (mesin air) yang tidak mengalir karena tersumbat.
“Pada saat memperbaiki mesin air itulah korban diterkam buaya dan korban sempat berteriak minta tolong kemudian menantu korban Hairullah langsung keluar rumah menuju sungai yang berjarak 20 meter,” kata Kapolres AKBP Tri Suhartanto kepada Kalimantanlive.com.
Saksi Hairullah, jelas AKBP Tri Suhartanto sempat melihat tangan korban di sungai dan kemudian korban tidak kelihatan atau tenggelam dan dinyatakan hilang.
“Sampai saat ini warga bersama anggota Polsek Pamukan Barat beserta Bhaninsa mencari korban menggunakan perahu dan alat seadanya berupa mata kail besar,” papar AKBP Tri Suhartanto.
“Namun, pada jarak 10 meter dari tempat kejadian sekitar pukul 11.20 Wita korban berhasil ditemukan warga dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, dan di bagian tubuh korban yaitu bagian paha sebelah kanan ditemukan 2 luka gigitan buaya,” kata Tri Suhartanto.(Kalimantanlive.com/Siti Rahmah)
Editor : NMD










