KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad, MM secara resmi membuka Festival Gekraf Banua se-Kalimantan Selatan (Kalsel) di Obyek Wisata Siring Laut, Jumat (17/11/2023).
Festival Gekraf Banua bertujuan mengembangan 17 sub sektor ekonomi kreatif sebagai pilar ekonomi dimasa depan.
Sekda Said Akhmad mengapresiasi atas terselenggaranya Festival Gekraf Banua dan seperti diketahui Gekraf adalah sebuah oraganisasi komunitas dalam bidang pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.
# Baca Juga :Kronologi Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya, Kapolres Kotabaru: Korban Ingin Mandi
# Baca Juga :Lagi Asyik Konsumsi Sabu di Rumah, Bapak dan Anak Ditangkap Satresnarkoba Polres Kotabaru
# Baca Juga :Cegah Bencana Alam, Polres Kotabaru Tanam 100 Pohon di Areal Kolam Pemancingan PT Arutmin Desa Sarang Tiung
# Baca Juga :Rayakan HUT Ke-73, Jajaran Satpolairud Polres Kotabaru Datangi Rumah Purnawirawan Polri
“Gekraf sendiri adalah gerakan ekonomi kratif nasional (Gekrafs) yang merupakan sebuah gerbong penggerak ekonomi kreatif di Indonesia. Yang terfokus pada pengembangan 17 Sub Sektor ekonomi kreatif sebagai pilar ekonomi dimasa depan,” jelas Sekda
Said Akhmad juga menambahkan, kegiatan Gekraf ini sebagai wujud kepedulian untuk menghimpun anak-anak muda yang kreatif.
“Saya yakin Gekraf Kabupaten Kotabaru bisa terus konsisten menjadi organisasi terbuka dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihal dalam upaya untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Kotabaru,” ungkap Said Akhmad.
Selain itu, Sekda Kotabaru juga memberikan selamat kepada Ketua, Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan ekonomi kreatif Kabupaten Kotabaru tahun 2023-2025. Dengan harapan menjadi lokomotif bersama membangkirkan ekonomi kreatif bagi para pelaku usaja di Kabupaten Kotabaru.
Sementara itu Plt Kepala Disparpora Kotabaru Risa Ahyani SE M Si menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya mengimplementasi Peraturan Daerah No.3 Tahun 2022 tentang pengembangan ekonomi kreatif.
“Dengan beberapa tahapan di tahun 2023 telah melaksanakan pemetaan potensi ekonomi kreatif bekerjasama dengan LPPM Universitas Lambung Mangkurat dan hasilnya ada 17 Sub Sektor sudah terpetakan diseluruh wilayah Kabupaten Kotabaru,” ucapnya.
“Sekaligus memfasilitasi pandaftaran 40 karya cipta hak kekayaan intelektual (HAKI) melalui Kemenkumham Provinsi Kalimantam Selatan. Dan tahun depan akan membangun Creative Hub Kotabaru,” lanjutnya.
“Insyallah tahun 2024 nanti kita akan membangun Creative Hub Kotabaru sebagai sentra pembinaan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotabaru sehungga upaya peningkatan kualitas produk serta strategi pemasaraanya bisa lebih tepat sasaran,” harapnya.







