Dengan dilaksanakan pada tingkat TK, ia berharap melalui kegiatan ini dapat membantu mempersiapkan kualitas bicara atau komunikasi anak-anak menuju jenjang pendidikan selanjutnya yakni sekolah dasar (SD).
“Karna gangguan bicara atau komunikasi pada anak itu tidak dapat sembuh jika hanya di biarkan jadi stop untuk menunda nunda membawa anak yang mengalami gangguan bicara atau komunikasi untuk berkonsultasi ke terapi wicara,” katanya.
Adapun pada kegiatan yang tidak dipungut biaya ini diikuti oleh puluhan anak-anak yang didampingi para orang tua masing-masing, di mana para peserta akan mendapatkan sertifikat beserta bingkisan berisi peralatan sekolah.
(Kalimantanlive.com/Lina)
Editor : NMD







