Implementasi QRIS Terbaik se- Kalimantan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Terima Penghargaan BI Awards 2023 

Dalam pertemuan tahunan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, tampak hadir juga sejumlah menteri, gubernur, bupati/walikota, pimpinan perbankan nasional, serta pelaku UMKM selaku mitra kerja BI.

Dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta perbankan agar tidak menghabiskan likuiditas untuk membeli instrumen yang diterbitkan Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

BACA JUGA:
DPRD Kalsel Setujui APBD Kalsel 2024 Rp 10 Triliun, Paman Birin Ingatkan SKPD Tidak Asal-Asalan Mengelolanya

“Saya mengajak seluruh perbankan harus prudent harus hati-hati tapi tolong lebih di dorong lagi kreditnya, terutama bagi UMKM,” kata Jokowi.

“Jangan semuanya ramai membeli yang tadi saya sampaikan ke BI maupun SBN meski boleh-boleh saja tapi agar sektor riil bisa kelihatan lebih baik dari tahun yang lalu,” papar Jokowi.

Jokowi menyatakan, berdasarkan laporan pelaku usaha, peredaran uang kini makin kering.

“Meskipun kalau kita lihat kadang-kadang di bawah tadi saya sampaikan ke Pak Gub, Pak Gubernur saya mendengar dari banyak pelaku usaha ini kelihatannya kok peredaran uangnnya makin kering,” tegas Jokowi.

Ada indikasi, kata Jokowi ini disebabkan oleh pembelian instrumen yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.