PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Kampus Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) tak pernah sepi dari kegiatan. Bahkan saat tahun 2024 baru saja berdetak, beragam kegiatan telah bergulir di satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), ini.
Contohnya pada Hari Jumat (5/1/2024) ini, sebuah seminar berlevel internasional menggema di kampus Politala. Salah satu ruang pertemuan di lantai dasar di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary menjadi tempat seminar yang dihadiri puluhan mahasiswa setempat.
# Baca Juga :Kejuaraan di Tanah Laut, Tim Taekwondo Kotabaru Juara Umum, Raih 33 Emas
# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Rehab Rumah kepada Keluarga Pra Sejahtera di Tanah Laut
# Baca Juga :Tabrakan Maut di Kintap Tanah Laut, Kalsel Seorang Anggota Polres Kotabaru Meninggal Dunia
# Baca Juga :Paman Birin Lantik Tiga Penjabat Bupati Tanah Laut, HSS dan Tapin: Segera Bergerak Sejahterakan Rakyat
Seminar internasional tersebut digelar Politala bekerjasama dengan Phuket Rajabat University, Thailand. Pihak penyelenggara mengusung tema Cleaner Production in Small Scale Industry: Waste Utilization (Produksi Bersih pada Industri Skala Kecil: Pemanfaatan Limbah).
Sebanyak 150 orang peserta mengikuti seminar itu yakni 80 orang mahasiswa Politala dan 70 orang mahasiswa Thailand. Kedua mahasiswa mengikuti seminar dari tempat berbeda di negara masing-masing.
Mahasiswa Politala bersama pihak kampus mengikuti seminar itu di kampus setempat yang beralamat di Jalan A Yani Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tala. Sedangkan mahasiswa Thailand dari kampus mereka.
Pihak penyelenggara seminar menghadirkan pemateri utama dari Thailand yaitu Prof Dr Benjamas Cheirsilp dari Faculty of Agro-Industry,Prince of Songkla University Thailand.
Bertindak sebagai housekeeping opening ceremony yakni Dr Natthaporn Rattanapan dari Dean of Agricultural Technology, Phuket Rajabhat University, Thailand, dan Direktur Politala Dr Hj Mufrida Zein SAg MPd yang diwakili Wadir I Nuryati ST MEng.
Kedua mahasiswa begitu bersemangat mengikuti seminar internasional berbahasa Inggris tersebut. Mahasiswa Politala menyimak paparan pemateri secara virtual. Antusiasme tinggi peserta juga terlihat nyata pada sesi tanya jawab.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wadir I ketika membuka seminar itu, Direktur Politala Dr Hj Mufrida Zein SAg MMPd mengutarakan rasa bangga dan bahagianya atas terselenggaranya seminar internasional itu.
Terlebih lagi ia berpandangan tema yang diangkat sangat tepat dan selaras di tengah isu kelestarian lingkungan hidup yang menjadi hal yang sangat penting di dunia saat ini. Itu sebabnya, tema seminar tersebut menjadi sangat tepat waktu.
Mufrida mengatakan selama ini kerap terlihat dampak kegiatan industri yang meningkat. Tersebab itu menjadi sangat penting bagi semua pihak mengeksplorasi dan menerapkan praktik produksi yang lebih bersih.
Khususnya pada industri skala kecil karena sentuhan inovasi benar-benar akan dapat memberikan perbedaan yang signifikan terhadap proses produksi yang dijalankan.
Ia juga menilai tema tersebut sangat menarik karena berkaitan langsung dengan kebutuhan mahasiswa di Politala. Apalagi bagi mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian.







