Peningkatan terbesar adalah Sektor Konstruksi (8,38 persen yoy), sejalan dengan berlanjutnya pembangunan multiyears baik pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah maupun swasta, antara lain perbaikan jalan, bangunan, dan tugu nol kilometer.
Perkembangan Industri Perbankan Regional Kalimantan Per Desember 2023, kinerja perbankan di Kalimantan menunjukkan angka pertumbuhan positif tercermin dari peningkatan Aset, DPK, dan Kredit masing-masing sebesar 9,64 persen, 6,98 persen dan 12,35 persen (yoy).
BACA JUGA: OJK Terus Pantau Perkembangan Dugaan Pelanggaran Ketentuan PT Investree
Intermediasi perbankan cukup baik dengan LDR 76,00 persen serta profil risiko perbankan yang relatif masih terjaga dengan rasio NPL nett 0,79 persen dan NPL gross 1,84 persen.
“Untuk Provinsi Kalimantan Selatan, kondisi kinerja sektor perbankan konvensional posisi Desember 2023 tercatat tumbuh dengan intermediasi, likuiditas dan risiko kredit terjaga dalam threshold memadai. Aset, DPK dan Kredit Provinsi Kalimantan Selatan secara year of year,” jelas Darmansyah.
Sementara itu, kinerja perbankan syariah senantiasa menunjukkan peningkatan dengan rincian Aset, DPK, dan kredit Provinsi Kalimantan Selatan secara yoy tumbuh 11,21 persen, 7,72 persen dan 16,45 persen di mana Loan-to-Deposit Ratio sebesar 83,53 persen dan NPL nett 0,59 persen.







