Saipullah, Warga Miskin di Tanah Laut Ini Terharu Dikunjungi UPT Kemensos RI, Bakal Dapat Sejumlah Bantuan Ini

Sekitar setengah jam kemudian barulah datang Saipullah. Saat itu sedang bekerja mengambil upah karena dirinya selain petani juga merupakan buruh tani.

Kedua pasangan suami istri itu tampak begitu terharu didatangi pegawai dari UPT Kemensos RI tersebut. Apalagi ada angin segar yakni akan diusulkan untuk mendapat bantuan bedah rumah maupun bibit pertanian.

Sebagai petani kecil, Saipullah mengatakan memang tak mampu untuk membangun rumah. Penghasilannya hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Pada kunjungan itu, Hairullah dari BBPPKS Banjarmasin menerangkan maksud kedatangan pihaknya adalah untuk melihat dari dekat keadaan kehidupan Saipullah bersama keluarga (anak istri).

Ia menerangkan perlu adanya kelengkapan administratif agar Saipullah bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Contohnya pada program bedah rumah, maka diperlukan dokumen kepemilikan tanah paling tidak berupa surat sporadik yang diterbitkan oleh kepala desa.

Kemudian status pernikahan juga harus formal dan tercatat pada lembaga pemerintah. “Saat ini status pernikahan Pak Saipullah dan istri hanya nikah siri sehingga tidak ada buku nikah,” sebut Hairullah.

Selanjutnya status tempat tinggal Saipullah juga harus disempurnakan yakni menjadi warga Desa Batilai. Ini karena KTP yang bersangkutan masih tercatat sebagai warga desa tetangga yakni Desa Ranggang, Kecamatan Takisung.

Hairullah bersama rombongan juga menanyakan aktivitas keseharian Saipullah, termasuk menyangkut usaha tani yang dijalankan dan yang diinginkan.

Terungkap bahwa Saipullah sangat gemar bercocok tanam seperti menanam cabai serta padi, juga beternak sapi. Di depan samping kanan gubuknya juga ada kandang berisi satu ekor sapi.

Saipullah mengatakan sapi tersebut milik orang lain. Dirinya hanya menggaduh atau bertugas merawat. Ia sangat ingin bisa memiliki sapi tapi tak punya uang untuk membeli.