BATULICIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) telah menandatangani nota kesepakatan yang penting dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengukuhkan komitmen mereka untuk menjadikan daerah ini sebagai salah satu pusat kecerdasan teknologi di Indonesia.
Nota kesepakatan tersebut terkait dengan pelaksanaan Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) 2024. Kabupaten Tanah Bumbu bergabung dengan sembilan kabupaten/kota lainnya yang terpilih untuk program serupa, yang menandai tonggak sejarah dalam upaya transformasi digital di Indonesia.
BACA JUGA: BPBD Tanah Bumbu Gelar Monev SDSM dan Bukber, Pererat Tali Silaturahmi di Masjid Binaan
BACA JUGA: Bupati Kotabaru Serahkan Bansos di Pulau Laut Tengah, Ada Dana Rp 437 Juta untuk Keperluan Ini
Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menyatakan bahwa langkah ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. “Ini dilaksanakan serentak oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo dengan 10 Kabupaten/Kota terpilih Tahun 2024,” kata Al Husain.
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dilakukan secara virtual di Command Center, Kantor Bupati Tanbu di Gunung Tinggi, Batulicin, pada Selasa (5/3/2024), menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah untuk memajukan inisiatif ini.
Adapun 10 Kabupaten/Kota terpilih lainnya meliputi Kabupaten Bangli, Bone Bolanga, Gianyar, Pekalongan, Purbalingga, Serang, serta kota Banjar, Parepare, dan Solok.
Program Gerakan Menuju Kota Cerdas ini mendapat dukungan penuh dari berbagai kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB, Kementerian Pariwisata, dan Kantor Staf Presiden.
“Gerakan ini bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam ekosistem smart city,” ujar Al Husain.
Pada tahun 2024, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo akan memberikan pendampingan dalam penyusunan masterplan smart city bagi 10 kota/kabupaten yang telah terpilih. Proses penilaian yang ketat telah dilakukan pada tahun 2023 untuk memilih kota-kota tersebut.
Inisiatif ini menandai langkah maju yang besar dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup dan efisiensi di berbagai aspek kehidupan masyarakat Tanah Bumbu.
Kalimantanlive.com/desy
Editor: elpian







