Salat Witir Utamanya Setelah Tarawih atau Tahajud? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat

KALIMANTANLIVE.COM – Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa. Hal tersebut dikarenakan bulan ini memiliki sejumlah keutamaan. Dengan demikian, umat Islam menyambut bulan ini dengan sangat antusias.

Salat Tarawih dan salat witir adalah salat sunah yang dilaksanakan pada malam hari saat Ramadan. Terkhusus bagi salat Tarawih, hanya dilakukan pada malam bulan Ramadan saja setelah salat Isya. Sementara itu, salat witir dapat dilakukan baik pada malam bulan Ramadan ataupun pada malam-malam lainnya.

# Baca Juga :Waktu Lebih Utama untuk Sholat Tahajud, Ternyata Bukan 01.00 Dini Hari

# Baca Juga :BREAKING NEWS Hari Ini Reuni 212, Rizieq Shihab hingga Titiek Soeharto Hadir, Imam: Lebih Baik di Masjid

# Baca Juga :BAGINI Cara Shalat Malam Lailatul Qadar: Lengkap dengan Niat, Waktu yang Tepat dan Doa

# Baca Juga :MALAM LAILATUL QADAR, Mengingatkan: Ini Keutamaan dan Amalan Malam Seribu Bulan

Dilansir dari buku Fikih Salat Sunah oleh Ali Musthafa Siregar, salat Tarawih lebih afdal dilakukan secara berjemaah di masjid, sebab akan mendapat pahala berkali-kali lipat. Salat Tarawih ada yang berjumlah 8 atau 20 rakaat, setelah itu biasanya akan dilanjutkan dengan salat witir dengan jumlah rakaat ganjil.

Lalu mana lebih utama, salat witir setelah tarawih bersama imam atau salat witir setelah salah tahajud sendirian? Boleh kah dilakukan dua waktu yang berbeda?

Menjawab pertanyaan itu Ustaz Adi Hidayat Lc MA menjelaskan, menunda salat witir saat tarawih, menjadi setelah salat tahajud di bulan Ramadan boleh dilakukan. Meski begitu, diutamakan melakukan salat witir usai salat tarawih berjamaah bersama imam.

“Boleh dilakukan, tidak ada masalah. Tapi Anda kehilangan fadilah yang sangat besar. Karena nabi menyampaikan, barang siapa yang melaksanakan salat malam (di bulan Ramadan), bersama imam sampai selesai, maka dia dicatat telah menegakkan salat satu malam penuh, ” jelas Ustaz Adi.