BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat sektor keuangan syariah dengan menjalankan kampanye nasional bernama Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Ekonomi Syariah 2024.
Kampanye ini dibuka secara daring oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, pada tanggal 13 Maret 2024 yang lalu.
BACA JUGA: OJK:
Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Kalsel Triwulan IV 2023 Tumbuh Positif Sebesar 4,69 Persen
Dalam Gerak Ekonomi Syariah 2024, OJK Kalsel bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, Pegadaian Syariah, Bank Kalsel Syariah, Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
“Kampanye ini bertujuan guna meningkatkan akselerasi keuangan syariah, terlebih lagi di Kalimantan Selatan sendiri tingkat pemahaman dan literasi dari keuangan syariah masih rendah,” ungkap Plt. Kepala OJK Kalsel Ahimsa, Rabu (27/3/2024).
Rangkaian kegiatan kampanye ini mencakup berbagai acara, mulai dari talkshow syariah di radio dengan tema “Paylater dalam Sudut Pandang Keuangan Syariah”, literasi dan edukasi keuangan syariah untuk pengajar SMK/SMA, mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di wilayah tersebut, hingga bimbingan teknis kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Bahkan, kampanye ini juga melibatkan ibu-ibu di Panti Asuhan Hikmah Zam-zam dalam diskusi mengenai keuangan syariah.







