Pemprov Kalsel Ingin Ponpes Miftahul Ulum Lahirkan Manusia Unggul untuk Pembangunan Kalsel

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor yang diwakilkan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur menghadiri Milad dan Halal Bihalal Pondok Pesantren Miftahul Ulum ke-23, Batu Mulya, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (20/4/2024).

“Saya berharap pondok pesantren Miftahul Ulum kedepannya dapat terus melahirkan manusia-manusia yang unggul, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di segala bidang yang ada di Provinsi Kalsel, khususnya di Kabupaten Tanah Laut,” sebut Agus Dyan saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel.

# Baca Juga :Hari Jadi Ke-25, Gubernur Kalsel Tuntut Kota Banjarbaru Hadirkan Pelayanan Publik Berkualitas

# Baca Juga :Persiapan 80 Persen, Gubernur Kalsel Didampingi Ketua TP PKK akan Pimpin Penanaman Pohon “Bakti Perempuan dalam Hijaukan Banua”

# Baca Juga :Gubernur Kalsel Paman Birin dan Acil Odah Buka Warung dan BBM Gratis bagi Jamaah Haul Datu Kelampayan

# Baca Juga :Gelar Open House, Gubernur Kalsel Ingin Tamu Datang Tertib, Mengikuti Aturan dan Berpakaian Sopan

Harapan ini disampaikan persis pada peringatan usia ponpes Miftahul Ulum yang ke-23, diharapkan pula dapat terus tumbuh dan berkembang dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) hebat dan berkualitas.

Peringatan milad dan halal bihalal ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kalsel dan Kabupaten Tala, termasuk Penjabat Bupati Tala Syamsir Rahman.

Selanjutnya, Agus Dyan tentu memberikan ucapan selamat milad, sehingga nantinya ponpes Miftahul Ulum terus tumbuh menjadi lembaga pendidikan islam yang senantiasa melahirkan SDM yang islami, berwawasan luas, dan berdaya saing.

Milad dan Halal bihalal ini sebagai ungkapan rasa syukur atas perjuangan yang selama 23 tahun ponpes ini berdiri hingga bisa seperti sekarang, di hari yang berbahagia ini pula, disampaikan jika bertambahnya usia tidak menjadi ukuran dari eksistensinya sebuah lembaga pendidikan, tetapi harapan yang sebenarnya dari bertambahnya usia ini adalah semakin besar harapan-harapan untuk terus maju, dan berkembang dalam menjalankan fungsi pendidikan.

“Di zaman seperti sekarang ini, ponpes memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi, dan dalam kesempatan yang berharga ini pula, setidaknya ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama, pertama, ponpes tidak hanya hadir sebagai lembaga pendidikan Islam yang bergelut di bidang spiritualitas semata tetapi lebih dari itu,” ujar Agus.