Sekda Dahnial Ingin FGD Meminimalisasi Berbagai Kekeliruan saat Pembentukan Data di Tala

PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Pengelola Keuangan Daerah ( BPKAD ) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar Focus Group Discussion (FGD), Jumat (26/4/2024), di Jakarta.

Tema FGD tersebut yakni Implementasi Siklus Penganggaran, Penatausahaan, Pertangungjawaban melalui Aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.

Peserta acara tersebut yakni Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Tala.

SKPD yang mengikuti FGD itu yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Sekretariat DPRD, Dinas PUPRP, Kecamatan Pelaihari, dan Kecamatan Kurau.

FGD tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tala Drs H Dahnial Kifli MAP. Ia didampingi Kepala BPKAD Tala Muhammad Darmin.

Ada dua orang narasumber yang dihadirkan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yaitu Chandra Wardhana yang merupakan Tenaga Ahli Analis Sistem. Kemudian Sudibyo yang merupakn Pranata Komputer Ahli Pertama, Pusdatin (Pusat Data dan Sistem Informasi).

Dahnial dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah wajib menyediakan informasi pemerintahan daerah. Ini dua jenis yaitu informasi pembangunan daerah dan informasi keuangan daerah yang dikelola dalam SIPD.

Ia mengatakan penerapan sistem informasi pemerintah daerah sejalan dengan strategi nasional yaitu pencegahan korupsi percepatan implementasi sistem berbasis elektronik dan satu data Indonesia.

Sistem Informasi pemerintah daerah diharapkan sebagai sistem yang terintegrasi dari hulu hingga ke hilir. Dalam hal ini dimulai pada tahap perencanaan pembangunan, perencanaan anggaran, penetapan anggaran pengelolaan anggaran hingga laporan dan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Melalui FGD tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan memudahkan para pemerintahan daerah dalam pengisian penginputan data,” kata Dahnial.

Selain itu diharapkan dapat meminimalisasi berbagai kekeliruan yang akan terjadi pada saat pembentukan data. Dengan begitu diharapkan perangkat daerah dapat menyajikan informasi pengelolaan daerah tepat pada waktunya.

Dahnial menuturkan sebagian besar SKPD di lingkup Pemkab Tala telah menerapkan SIPD dan sebagian lagi masih sedang berproses penerapan.