BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) melalui UPTD Balai Inseminasi Buatan (BIB) Disbunnak Kalsel mendorong optimalisasi reproduksi melalui distribusi semen beku dan nitrogen (N2) cair ke kabupaten dan kota sebagai aksi nyata meningkatkan populasi sapi di Kalsel.
Kepala BIB Disbunnak Kalsel, Sasongko mengatakan, Pengawas Bibit Ternak mendistribusikan Semen Beku Sapi Bali dan N2 Cair ke kabupaten dan kota di kalsel. Pendistribusian Semen Beku dan N2 Cair merupakan salah satu bentuk optimalisasi reproduksi, selain pelayanan reproduksi (IB Kebuntingan dan Kelahiran), dan pelayanan Kesehatar Hewan.
# Baca Juga :8 Mei 2024, Pemprov Kalsel Gelar Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana, Catat di Sini Lokasinya
# Baca Juga :Perbaiki Ruas Jalan Lampihong-Paringin, Pemprov Kalsel Bakal Pasang Marka Jalan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Menjamin Umat Agama Lain Bebas Melaksanakan Ibadah di Banua
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan Tata Busana dan Operasi Komputer, Ini Tujuannya
“Dengan distribusi Semen Beku dan N2 Cair diharapkan peternak mudah memperoleh semen dari pejantan unggul yang berkualitas dan sehat,” kata Sasongko, Banjarbaru, Senin (29/4/2024).
Sasongko menjelaskan, semen beku yang didistribusikan meliputi bangsa Sapi Bali, Ongole, Limousin, Simental, Brahman, Angus, Madura, Kerbau, Belgian Blue dan Kambing yang berasal dari BIB Banjarbaru, BBIB Singosari dan BIB Lembang sebagai balai yang ditunjuk untuk mensuplai kebutuhan semen beku Provinsi Kalsel untuk kemudian disalurkan ke Unit Layanan Inseminasi Buatan (ULIB) dan Pos IB di kabupaten dan kota.
“Optimalisasi reproduksi ini, selain meningkatkan populasi sapi di Kalsel, juga dapat merangkul usaha peternakan rakyat dan mengurangi impor daging secara bertahap,” ujarnya.







