PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Pemaknaan momentum Hari Bumi 2024 masih terus bergulir di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal ini ditandai giat lingkungan yang dilakukan sejumlah pihak.
Terbaru pada Selasa (30/43/2024), ada aksi bersih-bersih Sungai Kandangan di kawasan Karang Jawa, Kota Pelaihari. Tepatnya, di sekitar jembatan yang letaknya berdekatan dengan Gedung Balai Nikah Pelaihari.
# Baca Juga :Peringati Hari Bumi Internasional, Nayaka Foundation Gelar Malam Refleksi dan Aksi Bersih Pantai di Tanah Laut
# Baca Juga :Momen Halal Bihalal Lebaran 2024, Alumni FISIP ULM Berbagi pada Lansia di Tanah Laut
# Baca Juga :Kronologi Laka Maut Bus Wisata vs Pikap di Tajau Pecah Tanah Laut, Polisi Menduga Sopir Pikap Mengantuk
# Baca Juga :Kecelakaan Maut di Jalan A Yani Desa Tajau Pecah Tanah Laut, Bus Wisata vs Pikap, Satu Orang Meninggal Dunia
Setidaknya puluhan orang yang terlibat pada kegiatan tersebut yang digelar oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup atau DPRKPLH Tala dan DPD Masyarakat Sadar Lingkungan (My Darling) Kalsel tersebut.
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tala juga turut terlibat pada kegiatan itu. Instansi yang berada di bawah Dinas Kehutanan Kalsel ini juga menyediakan bibit pohon penghijauan yang ditanam di area Sungai Kandang setempat.
“Kalangan pelajar juga kami libatkan pada kegiatan bersih-bersih Sungai Kandangan sekaligus penanaman bibit pohon penghijauan tersebut,” sebut Muhammad Khaidir, ketua DPD My Darlin Kalsel.
Ia menerangkan Kepala DPRKPLH Tala H Zainal Abidin juga langsung turun ke lapangan dan membaur bersama semua peserta aksi bersih-bersih. Selain itu juga sekaligus melakukan penanaman bibit pohon seperti alpukat, belimbing, dan matoa.
Dikatakannya, kondisi Sungai Kandangan di sekitar jembatan tersebut kembali kotor oleh aneka sampah anorganik seperti plastik maupun bekas bungkus makanan. Juga ada sampah organik.
Peserta aksi bersih-bersih memunguti sampah tersebut. Juga membersihkan rerumputan di sekitar tanggul sungai. Kemudian semua sampah diangkut menggunakan truk DPRKPLH untuk selanjutnya dibawa ke tempat pembuangan akhir.
Beberapa waktu lalu DPRKPLH dan My Darling serta stakeholder lainnya dalam jumlah yang cukup banyak juga pernah membersihkan sungai setempat dari onggokan sampah.
Khaidir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Caranya sederhana, antara lain dengan tidak membuang sampah ke sungai.







