Selain itu, meski program sanitasi yang ada di daerah belum bisa dikatakan 100% berhasil, setiap Kabupaten/Kota sudah berusaha untuk mengurangi limbah sampah yang ada seperti penanganan jamban terapung.
Namun, masih ada beberapa daerah seperti kabupaten Banjar, HST, HSS dan Balangan yang masih memiliki jamban apung yang belum 100% tertangani.
BACA JUGA:
Pemprov Kalsel Dorong Optimalisasi Reproduksi Semen Beku dan N2 Cair Demi Tingkatkan Populasi Sapi
“Karena itu, diharapkan kegiatan SATU WASAKA ini bisa membantu Kabupaten/Kota di Kalsel untuk meningkatkan sanitasi dan air minum mereka. Apalagi penghargaan SATU WASAKA ini diberikan kepada Kabupaten/Kota yang dinilai berprestasi di bidang sanitasi dan air minum. Penghargaan ini nantinya akan diserahkan pada hari jadi Pemerintah Provinsi Kalsel pada bulan Agustus mendatang,” ujarnya
Adapun juri yang terlibat sebanyak 11 orang di antaranya Dinas PUPR Kalsel, Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Dinas PMD Kalsel, Dinas Kesehatan Kalsel, Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kalsel, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kalsel, Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan, dan BAZNAS Provinsi Kalsel.
Untuk jadwal pelaksanaan penilaian ke lapangan tim Juri Satu Wasaka Award 2024 yaitu dari tanggal 6 Mei Kabupaten Balangan, 7 Mei Kabupaten Tabalong, 8 Mei Kabupaten Hulu Sungai Utara, 13 Mei Kabupaten Tapin, 14 Mei Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 15 Mei Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 17 Mei Kota Banjarmasin, 20 Mei Kabupaten Tanah Laut, 21 Mei Kabupaten Tanah Bumbu, 22 Mei Kabupaten Kotabaru, 27 Mei Kota Banjarbaru, 28 Mei Kabupaten Batola dan 29 Mei Kabupaten Banjar.
Kalimantanlive.com/MC Kalsel
Editor : elpian







