BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Guna menjalankan fungsi untuk pengembangan kompetensi aparatur daerah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pelatihan Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024.
Rakor ini dihadiri Kepala BKPPD, BKDPP, BKPP, BKDSDM, BKPSDMD dan BKDDIKLAT Kabupaten dan Kota se Kalsel dengan tema mewujudkan SDM Aparatur yang Kompeten dan Profesional di Kalsel di Banjarbaru, Selasa (7/5/2024).
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Pertukaran Pemuda Antar Provinsi, Seleksi Diikuti 51 Remaja dari 13 Kabupaten dan Kota
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Lakukan Penilaian Satu Wasaka Award 2024, Berkeliling ke 13 Kabupaten Kota
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Raih WTP ke-11 dari BPK RI Sejak 2013, Wagub Muhidin Apresiasi DPRD Kalsel
# Baca Juga :Adanya Pendamping Miliki Tugas Melebihi Ketentuan, Pemprov Kalsel Seleksi Pendamping PKH Berprestasi
Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel, Mujiyat diwakili Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan, Khalid Rizaludin mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan untuk menyamakan persepsi terkait Penyelenggaraan Pelatihan Manajerial seperti Pelatihan Dasar CPNS, Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tk II serta Pelatihan Tehnis dan Fungsional.
“Melalui rakor ini, kita akan mengekplorasi berbagai strategi dan pendekatan terbaik untuk meningkatkan kompetensi ASN. Kita akan membahas isu-isu kunci, peluang dan tantangan yang dihadapi oleh ASN saat ini, serta menemukan langkah-langkah kongkrit yang perlu diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut. Rapat ini juga menjadi masukan yang tepat untuk mempererat kerja sama, hingga berbagi pengetahuan serta mendorong kolaborasi yang lebih baik dalam menghadapi dinamika yang terus berubah,” kata Khalid.
Sekarang ini, proses pelatihan bagi ASN telah mulai dilakukan melalui sistem e-learning atau pemanfaatan teknologi informasi, hal ini seyogyanya akan lebih mempermudah dalam pelaksanaan pelatihan bagi ASN, sehingga dapat mewujudkan lembaga pelatihan yang inovatif, transparan, akuntabel dan profesional.
Khalid menyebutkan, Rakor Pelatihan Tingkat Provinsi Kalsel ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (e-governance).







