Terungkap Penyebab Terbengkalainya Kampung Ketupat, Ini Keinginan Waki Wali Kota Banjarmasin

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Wisata Kampung Ketupat di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah sudah tak beroperasi lagi. Padahal baru setahun diresmikan, kawasan wisata andalan Kota Banjarmasin ini terbengkalai.

Kampung Ketupat yang diresmikan pada Juli 2023 lalu sempat digadang-gadang menjadi objek wisata pendukung kawasan Siring.
Saat ini, beberapa fasilitas di kawasan ini juga sebagian terlihat rusak, seperti pendopo kecil yang sudah mulai miring dan stand yang sudah terbengkalai.

# Baca Juga :Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Rencanakan Kawasan Bermain Mitra Plaza Ditata Jadi Water Front City

# Baca Juga :Apel Sekaligus Halal Bihalal, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Berikan Bonus THR Sejumlah ASN Eselon IV

# Baca Juga :Wawali Kota Banjarmasin Arifin Noor Ingatkan Pentingnya Mengamalkan Makna Alquran

# Baca Juga :Di Hadapan Pemuda Peduli Lingkungan, Wali Kota Banjarmasin Ingatkan Soal Menjaga Kebersihan dan Lingkungan

Mengetahu kondisi ini, PT Juru Supervisi Indonesia pun angkat bicara terkait persoalan yang membelit destinasi wisata Kampung Ketupat.

Bahkan, lokasi wisata di Sungai Baru Banjarmasin yang identik dengan bangunan dari bambu itu sudah tak ada aktivitas lagi.

Head of Business Development di PT Juru Suversvisi Indonesia, M Wahyu B Ramadhan membeberkan persoalan itu terjadi karena ada kesalahan kelola dari manajemen lama.

“Sehingga operasional Kampung Ketupat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dan pada akhirnya diterbengkalaikan,” ucapnya, kepada Radar Banjarmasin, Kamis (9/5/2024).

Wahyu mengatakan seiring dengan terbengkalainya kawasan tersebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, ada banyak barang yang hilang. Bahkan ada pegawai yang gajinya tidak terbayarkan. “Betul, kami yang ketiban pulung,” keluhnya.

Pemko Berencana Ambil Alih

Pemerintah Kota Banjarmasin berencana mengambil alih aset taman wisata Kampung Ketupat di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah.