“Sedangkan SDM tidak ada penambahan. Kita gunakan SDM yang ada,” tambahnya.
Disisi lain, Kepala BPKAD Tabalong, Husin Ansari mengatakan, untuk anggaran yang diusulkan 2024 ini ada sekitar Rp 11 miliar.
“Tahun ini kalau tidak salah usulannya sekitar Rp 11 miliar, cuma kami minta sinkronkan usulan itu dengan dinas kesehatan,” katanya.
Sedangkan usulan pengoperasionalan RS H Usman Dundrung ini dengan anggaran sekitar Rp 40 miliar lebih pada 2025.
“Jadi itu usulan (anggaran) untuk semua, jadi mulai membeli peralatan, perbaikan sarana yang kurang baik dan ini untuk tahun 2025,” tambahnya Husin.
Sebelumnya, Pemkab Tabalong telah menggelar rapat expose pengoperasionalan RS H Usman Dundrung di Aula BPKAD setempat, Selasa (14/05/2024) siang.(Kalimantanlive.com/A Hidayat)
editor : NMD







