Dikeluhkan Masyarakat, Jalan Pangeran Suriansyah Banjarbaru Disterilkan, Ada Apa?

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru menerima banyaknya keluhan masyarakat terhadap aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Pangeran Suriansyah, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaruyang mengakibatkan kemacetan panjang di kawasan tersebut.

Akibat kondisi itu, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin menginstruksikan sterilisasi area jalan di jantung kota tersebut dari PKL.

“Steril itu artinya tidak ada PKL yang berdagang di sana. Kita sudah melakukan penyisiran setelah menerima banyak keluhan masyarakat dan kita putuskan untuk pensterilan,” ucap Walikota Aditya, Jumat (17/5/2024).

# Baca Juga :Mulai Kamis 15 Mei, Wali Kota Banjarbaru Instruksikan SKPD hingga Swasta Masuk ke SD dan SMP

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Terima Penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Predikat Tuntas Madya

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Berterimakasih Kepada Seluruh Warga Liang Anggang, Ini Penyebabnya

# Baca Juga :Rapat Paripurna Hari Jadi ke-25, Wali Kota Banjarbaru sampaikan Capaian Gemilang dan Visi Membangun sebagai Ibu Kota Kalsel

Faktanya sebelum kebijakan pesterilan PKL ini dilaksanakan, Pemko Banjarbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) pada 2023 lalu lebih dulu menutup seluruh area kantong parkir di Jalan Pangeran Suriansyah. Pemicunya pun sama lantaran titik parkir di tengah sepanjang jalan tersebut yang diduga menjadi biang kemacetan.

Menurut Wali Kota Aditya, lalu lintas di kawasan Jalan Pangeran Suriansyah sudah direkayasa dengan skenario tak ada pedagang kaki lima tumpah ke jalan. Sehingga hal tersebut akan memberikan kelancaran di area pusat kota, terkhusus di area lapangan dr.Murjani yang menjadi kawasan publik berkumpul.

“Insya Allah setelah kita sterilkan ini, jalan Pangeran Suriansyah akan nyaman untuk dilintasi. Semoga bermanfaat bagi masyarakat Kota Banjarbaru,” tuntasnya.