DPRD Seruyan Gencarkan Peningkatan SDM, Upaya Lepas dari Stigma Daerah Terbelakang

SERUYAN, Kalimantanlive.com — DPRD Seruyan terus mendorong peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Seruyan.

Dengan potensi besar sebagai salah satu penghasil utama minyak kelapa sawit (CPO), Seruyan diharapkan dapat melepaskan diri dari stigma sebagai daerah terbelakang.

Wakil Ketua I DPRD Seruyan, Muhammad Aswin, mengungkapkan bahwa Badan Musyawarah (Banmus) DPRD akan membantu pemerintah daerah menyinkronkan program pembangunan yang telah disusun dengan realisasi di lapangan.

BACA JUGA: DPRD Seruyan Desak Perusahaan Swasta Tingkatkan Serapan Tenaga Kerja Lokal, Tekan Angka Pengangguran

BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Seruyan Raih Gelar di UMPR Lewat Program RPL, Langkah Besar Menuju Good Governance

Sinkronisasi ini diharapkan dapat mengarahkan pembangunan di Seruyan pada tahun 2024, sehingga berbagai kekurangan yang ada dapat segera dibenahi.

“Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa kita masih tergolong daerah terbelakang. Ini menjadi pukulan keras bagi kami di legislatif, tapi itulah sebabnya kami terus mendorong pemerintah daerah agar bekerja secara maksimal dan profesional,” ujar Aswin.

Kabupaten Seruyan memiliki potensi besar di bidang perkebunan, pertanian, perikanan, dan peternakan. Potensi ini sangat penting untuk didorong guna mendukung program ketahanan pangan daerah dan nasional.