BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi momentum penting bagi para lanjut usia (lansia) dan pemangku kebijakan untuk merayakan dan memperhatikan kaum emas tersebut.
Dalam perayaan yang berlangsung meriah di Aula DP3APMP2KB Kota Banjarbaru, pada Rabu (29/05/2024), Plt Deputi Bidang Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Irfan Susilo, hadir sebagai tamu kehormatan.
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin yang menghadiri acara tersebut dalam sambutannya mengajak kepada yang berhadir untuk tidak hanya memperingati saja, tetapi lebih ke pengimplementasian di masyarakatlah yang jelas harus diterapkan untuk lebih perduli terhadap lansia.
# Baca Juga :Temui Forum Posyandu Ceria Landasan Ulin, Wali Kota Banjarbaru: Jadi Garda Terdepan Mengentaskan Stunting
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Lepas Ratusan Calon Jemaah Haji, Aditya: Tolong Jaga Sikap!
# Baca Juga :Mulai Kamis 15 Mei, Wali Kota Banjarbaru Instruksikan SKPD hingga Swasta Masuk ke SD dan SMP
# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru Terima Penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Predikat Tuntas Madya
“Pemerintah Kota Banjarbaru dalam hal ini memberikan perhatian khusus terhadap lansia. Yaitu adanya program homecare (pelayanan kesehatan di rumah). Serta dari Dinas Sosial Kota Banjarbaru yaitu berupa sembako setiap bulan, makanan siap saji 2x sehari, dan intensif setiap bulannya” tambah Aditya.
Peringatan Hari Lansia tahun ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana banyak kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat. Terutama untuk para lansia, di awali dengan kegiatan senam bersama pada pagi hari, serta kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dari puskesmas.
Selain itu Plt. Deputi Bidang Lalitbang BKKBN, Ibu dr. Irma Ardiana, MAPS sangat mengapresiasi Kota Banjarbaru yang berhasil menurunkan penurunan stunting yang luar biasa. Yaitu pada tahun 2021 stunting di angka sebesar 18,6% dan tahun 2024 turun drastis menjadi 12,9%.
“Pak Wali, menurut pencatatan saya di Kota banjarbaru juga IPM nya tergolong sangat tinggi dan berarti dari sisi pendidikan kesehatan, usia harapan hidupnya pun ini juga tinggi. Sehingga penduduk lansia di Kota Banjarbaru ini termasuk juga yang tinggi” katanya.







