MAKKAH, KALIMANTANLIVE.COM – Sedikitnya 577 jemaah haji meninggal dunia selama ibadah haji tahun ini. Kabar duka tersebut dilaporkan di tengah suhu panas yang mencapai 51,8 derajat celcius di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (17/6/2024).
Melansir news.com.au, Kamis (20/6/2024), gambar menunjukkan lautan manusia dengan payung berusaha melindungi diri dari panas ekstrem. Beberapa jemaah melaporkan melihat jenazah di pinggir jalan, dan ada pula kekhawatiran mengenai orang hilang.
# Baca Juga :4 Jemaah Haji Kalsel Wafat di Mina, Kemenag Kalsel Ingatkan Kembali Jemaah Haji Tak Memaksakan Diri
# Baca Juga :4 Jemaah Haji Kalsel Wafat di Mina, M Tambrin: Diduga karena Penyakit Jantung
# Baca Juga :Besok, Jemaah Haji Tabalong Mengikuti Puncak Ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina
# Baca Juga :Lima Calon Jemaah Haji Asal Tabalong Sudah Diterbangkan ke Tanah Suci, Sebelumnya Tertunda
Sederet potret jenazah yang dibiarkan bergelimpangan di jalan-jalan jadi viral di media sosial. Wajah maupun seluruh bagian tubuh mayat-mayat itu tampak sudah ditutup kain, namun tidak dipindahkan untuk diurus prosesi pemakamannya.
Banyak yang mengkritik pemerintah Arab Saudi “lamban” mengurus jenazah-jenazah tersebut.
Sejumlah jemaah mengaku bingung bagaimana mereka bisa membantu mengurus jenazah tersebut. “Akhirnya saya laporkan pada polisi saja,” sebut seorang di antara mereka di sebuah video viral di X, dulunya Twitter.
Sekitar 1,8 juta jamaah haji tercatat tahun ini, dan 1,6 juta di antaranya berasal dari luar negeri, menurut pihak berwenang Saudi. Kantor berita AFP telah memperbarui jumlah kematian jadi 577, mengutip laporan dari berbagai negara. Para diplomat mengonfirmasi jumlah jenazah di kamar mayat di Al-Muaisem, salah satu yang terbesar di Mekah, adalah 550 orang.
Jumlah jemaah haji meninggal dunia kini jauh lebih tinggi dibandingkan laporan awal. Kebanyakan dari mereka yang meninggal berasal dari Mesir, dan pihak berwenang juga mengonfirmasi bahwa mereka sedang mencari warga Mesir yang hilang selama perjalanan.
Jemaah haji lain yang meninggal berasal dari Yordania, Indonesia, Iran, dan Senegal. Sebenarnya ada langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi tekanan panas selama haji, seperti jalan dicat putih untuk memantulkan sinar matahari dan tenda jemaah dilengkapi AC.
AFP melaporkan, Pusat Meteorologi Nasional Saudi melaporkan suhu mencapai 51,8 derajat Celsius di Masjidil Haram pada Senin (17/6/2024).







