Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Aswan, menjelaskan tiga target utama dalam workshop ini, yaitu menghapuskan tes Calistung (baca, tulis, hitung) dari proses penerimaan siswa baru di SD.
mengimplementasikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama dua minggu pertama, serta menerapkan metode pembelajaran yang membangun enam kemampuan dasar anak.
BACA JUGA: Dinas Kesehatan Kapuas Berpartisipasi dalam Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Bersama BPJS Kesehatan
“Enam kemampuan dasar tersebut meliputi pengenalan nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa, kematangan emosi, kematangan kognitif, keterampilan motorik, serta pemaknaan belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan,” jelas Aswan.
Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Ny. Nina Yustina Aswan, yang mewakili Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas, Ny. Agustina Erlin Hardi, menambahkan bahwa Dinas Pendidikan akan bekerja sama dengan Pokja Bunda PAUD dalam menyosialisasikan penerapan tiga target tersebut di satuan pendidikan PAUD dan SD.
“Selain itu, satuan pendidikan diharapkan dapat berbagi praktik baik untuk mempermudah implementasi di satuan pendidikan lain yang ingin mendampingi peserta didik secara lebih baik,” pungkasnya.
Sumber: Humas Kominfo










