Debut Atlet Indonesia Rizky Juniansyah dan Atlet Putri China Raih Emas Olimpiade Paris 2024

Pada Kamis yang sama, atlet angkat besi putri China Luo Shifang, dalam debut Olimpiadenya, berhasil mengangkat 107 kg dalam angkatan snatch, dan 134 kg dalam angkatan clean and jerk, membukukan total angkatan 241 kg, yang memecahkan tiga rekor baru Olimpiade.

Kecuali pada percobaan angkatan terakhir dalam angkatan clean and jerk usai mengamankan gelar juara, atlet berusia 23 tahun itu berhasil mengangkat barbel dalam semua percobaan.

Peraih medali emas Luo Shifang (tengah) dari China, medali perak Maude Charron dari Kanada, dan peraih perunggu Kuo Hsing-Chun dari Chinese Taipei foto bersama dengan medali mereka selepas pertandingan angkat besi kelas 59 kg putri di Olimpiade 2024. (Xinhua/Yang Lei)

“Ini adalah Olimpiade pertama saya dan tim saya memperlakukan saya dengan sangat baik. Mereka memberikan saya lingkungan yang sangat kondusif, sehingga saya tidak merasakan terlalu banyak tekanan,” tutur Luo.

BACA JUGA: Cetak Sejarah, Atlet Angkat Besi Indonesia Rizki Juniansyah Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024

“Tujuan saya adalah merebut medali emas, jadi saya tidak terlalu memikirkan tentang rekor,” kata pemegang rekor dunia untuk total angkatan itu.

Ini menjadi perolehan medali emas ketiga dari tim angkat besi China di Olimpiade Paris 2024, setelah Li Fabin di kelas 61 kg putra dan Hou Zhihui di kelas 49 kg putri.

Maude Charron dari Kanada meraih medali perak dengan total angkatan 236 kg, dan juara Olimpiade Tokyo 2020, Kuo Hsing-Chun dari Chinese Taipei, meraih perunggu dengan total angkatan 235 kg.

Pertandingan cabang olahraga angkat besi di Olimpiade Paris, yang diikuti 120 atlet, berlangsung dari 7 hingga 11 Agustus di South Paris Arena.

Sumber: Xinhua
Editor: elpian