BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Di tengah kinerja ekonomi yang masih positif, Kalimantan Selatan menghadapi tantangan perubahan iklim. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Fajar Majardi, menekankan bahwa cuaca ekstrem dan meningkatnya bencana alam menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian, perikanan, dan infrastruktur pesisir.
Demikian disampaikan Fajar Majardi pada acara Diseminasi Laporan Perekonomian dan Kajian Fiskal Regional Provinsi Kalimantan Selatan 2024, yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Kepala Perwakilan BI Kalsel: Iklim Investasi Jadi Perhatian Investor untuk Tanamkan Modal di Daerah
Dengan tema “Empowering Kalimantan”s Economy Through Green Initiatives: Combating Climate Change and Its Impact,”acara ini membahas perkembangan terkini ekonomi Kalimantan Selatan dengan fokus pada isu-isu perubahan iklim serta dampaknya.
Ia menggarisbawahi perlunya sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk mendorong inovasi usaha yang ramah lingkungan di bidang pertanian, perikanan dan energi.

Sejalan dengan ini, Bank Indonesia Provinsi Kalsel secara konsisten mendorong transformasi ekonomi menuju ekonomi yang tumbuh tinggi, inklusif dan berkelanjutan antara lain melalui penciptaan investasi ramah lingkungan dan peningkatan awareness masyarakat luas guna mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan.
“Bersama-sama kita harus membangun ekonomi Kalimantan Selatan yang lebih tangguh dan peduli lingkungan, demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang,” ujar Fajar Majardi.
Melalui forum diseminasi ini, baik pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya di Kalimantan Selatan berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi guna menghadapi tantangan perubahan iklim, serta menjaga daya tahan ekonomi regional.
Kebijakan fiskal yang efektif dan eksekusi anggaran yang tepat sasaran dan waktu sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pembangunan ekonomi berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan.









